Miris

dandelion

Hati ini memang belum kekuat dan setegar Aisyah apalagi sehebat Khatijah.

Pantas saja ketika orang menghujat akan terasa sakit.. Apa salah ketika diri ingin menjadi baik di antara orang-orang baik?

Allah…

Ketika pakaian Syar’i mereka anggap mirip Teroris

Ketika Alunan Ayat Al-Qur’anul Karim mereka anggap radio rusak

adakalanya juga

Mereka menganggap Dakwah membuang Masa

Miris…

Hati ini Miris…

Mencoba saja menutup telinga,lalu membuka hati. Ujian ini belum seberapa.

Katakan saja pada masalah yang masih di anggap besar itu

“Hai Masalah yang besar…Aku punya Allah yang lebih besar darimu”

Astaghfirullah…

Menjelang Dhuhur

5 Muharom 1436 H

Qurrata ‘Ayyun

Allahu Rabbi
wa ishadu bi Anna Muslimun
“waiting for the rainy season in the middle of an arid grass
Am I dreaming?
or I’m conscious
I forget
when in fact I’m among the overflowing water”
‘menunggu musim hujan di tengah-tengah rumput kering
Apakah aku bermimpi?
atau aku sadar
saya lupa
padahal sebenarnya aku di antara air yang melimpah’
Kurang bersyukur saja diri ini sebenarnya..
Terlalu memandang kalau orang lain megah
Putus harapan ketika memandang bahwa diri jauh dibawah